ALIVEfm – Kisah relawan ALIVEfm melalui musik menonjol karena mereka mengubah siaran radio menjadi ruang harapan, edukasi, dan solidaritas bagi banyak pendengar.
Di balik setiap program musik yang mengudara, ada orang-orang yang mengorbankan waktu dan tenaga tanpa pamrih. Para relawan ALIVEfm melalui musik tidak hanya memutar lagu, tetapi juga memikirkan pesan, suasana, dan harapan yang ingin mereka bangun di setiap sesi siaran. Mereka menyadari bahwa satu lagu bisa menguatkan seseorang yang hampir menyerah.
Banyak relawan datang dari latar belakang berbeda: pelajar, pekerja kantoran, musisi independen, hingga aktivis sosial. Keberagaman ini membuat dinamika siaran semakin kaya. Setiap orang membawa warna, referensi musik, serta pengalaman hidup yang unik. Kombinasi itu menciptakan program yang terasa dekat, hangat, dan relevan dengan keseharian pendengar.
Relawan ALIVEfm melalui musik juga belajar bagaimana berkomunikasi secara empatik. Mereka berlatih mendengar curahan hati pendengar, memilih lagu yang tepat, dan merangkai kata pengantar yang menenangkan. Di ruang siaran yang kecil, mereka menghadirkan kehadiran besar bagi orang-orang yang mendengarkan dari jauh.
Setiap program musik di ALIVEfm dirancang dengan tujuan jelas, bukan sekadar hiburan sesaat. Relawan ALIVEfm melalui musik menyusun playlist tematik yang menyoroti isu kemanusiaan, kesehatan mental, pendidikan, hingga kampanye kepedulian lingkungan. Dengan cara itu, musik menjadi jembatan untuk mengajak pendengar berpikir dan bertindak.
Dalam beberapa program malam, relawan membuka sesi pesan dan permintaan lagu dari pendengar yang sedang berjuang. Ada yang mengirim cerita tentang kehilangan, kegagalan, atau tekanan hidup. Di momen ini, relawan ALIVEfm melalui musik berperan sebagai sahabat yang hadir lewat suara dan pilihan lagu yang menenangkan.
Selain itu, beberapa relawan menggagas sesi “musik dan refleksi”, menggabungkan lagu-lagu inspiratif dengan renungan singkat yang mengajak pendengar mengenali diri, memaafkan masa lalu, dan berani melangkah lagi. Pendengar sering mengirimkan pesan bahwa mereka merasa tidak lagi sendirian setelah mengikuti program tersebut.
Dampak para relawan ALIVEfm melalui musik tidak berhenti di dalam studio. Mereka aktif turun ke lapangan mengorganisasi acara sosial yang berporos pada musik, seperti konser amal kecil, pentas komunitas, hingga workshop kreatif untuk anak muda. Musik menjadi medium untuk mengumpulkan donasi, mengangkat isu, dan memperkuat jaringan solidaritas.
Dalam beberapa kegiatan, mereka mengajak musisi lokal tampil dan menyumbangkan karya. Hasil penggalangan dana kemudian disalurkan untuk beasiswa, bantuan bencana, atau dukungan komunitas marginal. Dengan demikian, irama lagu yang diputar di siaran menjelma menjadi aksi nyata yang dirasakan langsung masyarakat.
Baca Juga: Peran musik dalam membangun dialog sosial dan budaya
Selain konser amal, para relawan mengadakan program pelatihan dasar siaran radio dan produksi audio bagi remaja. Melalui pelatihan ini, mereka menularkan semangat bahwa siapa pun dapat berkarya dan berkontribusi. Banyak peserta yang kemudian ikut bergabung menjadi relawan baru, meneruskan estafet semangat yang sama.
Perjalanan relawan ALIVEfm melalui musik juga menjadi ruang belajar yang sangat berharga. Mereka berlatih disiplin waktu, manajemen program, hingga teknik komunikasi publik. Kesalahan teknis, grogi saat siaran pertama, atau kecanggungan saat wawancara narasumber menjadi bagian proses tumbuh bersama.
Di sisi lain, komunitas ini menyediakan dukungan emosional antarrelawan. Mereka saling menyemangati, berbagi referensi musik, bahkan membantu ketika salah satu relawan menghadapi masalah pribadi. Suasana saling peduli ini menular hingga ke pendengar, yang merasakan kehangatan dan ketulusan itu lewat setiap kata dan lagu.
Banyak relawan mengakui bahwa keterlibatan di ALIVEfm mengubah cara pandang mereka. Mereka lebih peka terhadap isu sosial, lebih berani bersuara, dan lebih percaya bahwa kontribusi kecil tetap berarti. Melalui siaran yang konsisten, mereka belajar bahwa dampak positif sering muncul pelan-pelan, namun bisa bertahan lama.
Setiap sesi yang dibawakan relawan ALIVEfm melalui musik meninggalkan jejak di hati pendengar. Meski tidak selalu terlihat, jejak itu hadir dalam bentuk keberanian baru, semangat yang kembali tumbuh, atau keputusan untuk berbuat baik pada orang lain. Dari sini, musik menjadi gema inspirasi yang terus berputar jauh melampaui durasi siaran.
Relawan meyakini bahwa selama masih ada orang yang membutuhkan penguatan, suara mereka layak terus mengudara. Dengan konsistensi dan kepedulian, mereka membuktikan bahwa radio komunitas tetap relevan sebagai ruang perjumpaan dan harapan. Ketika para relawan ALIVEfm melalui musik menekan tombol “play”, mereka sesungguhnya sedang menyalakan kembali asa di banyak hati.
Kisah relawan ALIVEfm melalui musik mengingatkan bahwa perubahan sosial tidak selalu lahir dari panggung besar. Terkadang, ia tumbuh pelan dari ruang siaran sederhana, dari tangan-tangan sukarela yang setia merangkai lagu, kata, dan perhatian yang tulus.